Translate

Kamis, 31 Juli 2014

puisi

                       RINDU AYAH
Ketika fajar mulai terbit
Matahari mulai siap untuk hadir
Tragedi masa lampau kembali terjadi dalam lamunanku
Perih ku rasa...
Sulit tuk ku percaya...
Ayah....
Kini kau tidak bersamaku lagi
Tahukah engkau saat ku merindumu aku mencoba tuk mencarimu  lewat air mata?
Berharap engkau mendengar jerit tangis hatiku
Masih pantaskah aku menjadi anak kesayanganmu?
Masih bisakah aku mencium tanganmu?
Masih bisakah aku melihatmu?
Hanya sekedar melihat mu ayah....
Dengarlah aku
Aku merindumu
Ayah..... :-(

By: aya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar